Daftar Isi

Bekerja di lapangan itu tantangannya beda jauh sama mereka yang kerja di dalam kantor. Panas matahari yang menyengat, debu jalanan, hingga risiko kecelakaan hingga terkena tumpahan minyak atau zat kimia bisa menjadi risiko pekerja lapangan sehari-hari.
Bekerja di lapangan, seragam bukan cuma sekadar identitas karyawan, tapi sudah jadi alat pelindung diri (APD) yang bisa digunakan karyawan yang bersangkutan.
Kalau bahannya asal-asalan, yang ada baru sebulan dipakai seragam sudah rusak dan pihak kantor pun mau tidak mau harus memberi seragam baru kepada karyawannya. Memilih bahan seragam lapangan itu tidak bisa cuma modal tren terkini saja.
Seragam yang bagus dan berkualitas harus terbuat dari bahan yang tahan lama namun tapi tetap membuat penggunanya merasa nyaman dan tidak tersiksa ketika memakainya.
Berikut beberapa bahan terbaik untuk seragam kerja lapangan yang tahan lama:
1. Kain DrillĀ
Bahan Drill merupakan rekomendasi terbaik untuk seragam lapangan. Kain ini punya kelebihan sangat kuat dan tidak mudah robek. Karena memiliki serat kain yang cukup kuat maka Drill tidak mudak robek sehingga tentu sangat terjangkau apabila digunakan oleh perusahaan sebagai bahan untuk seragam lapangan.
2. Ripstop
Kalau kalian pernah memperhatikan kemeja taktis atau celana kargo tentara yang punya motif kotak-kotak kecil di permukaan kainnya, maka kalian secara tidak langsung sudah melihat bahan Ripstop.
Bahan Ripstop biasanya terbuat dari nilon atau poliester yang kuat namun tetap ringan. Bahan ini wajib dipilih untuk kalian yang bekerja di medan ekstrem seperti area hutan, pertambangan, atau konstruksi berat.
3. Taipan Tropical
Bekerja di Indonesia artinya harus siap dengan kelembapan tinggi. Taipan Tropical bisa jadi alternatif solusi seragam lapangan untuk menghindari kelembapan tinggi di tubuh kita. Kain ini merupakan campuran katun dan poliester berkualitas tinggi dengan tekstur yang rata.
Sirkulasi udara yang cukup tinggi pada Taipan Tropical menjadikan bahan ini dipilih oleh beberapa perusahaan untuk seragam lapangannya. Dengan menggunakan bahan Taipan Tropical untuk seragam lapangan, maka uap panas dari tubuh bisa keluar dengan mudah.
Kelebihan lainnya adalah warna kain Taipan Tropical juga dikenal sangat awet dan tidak mudah kusam meski sering terpapar sinar matahari.
4. Canvas
Mungkin selama ini kita hanya mendengar bahan Canvas digunakan hanya untuk sepatu, nyatanya tidak demikian. Canvas juga bisa digunakan untuk seragam lapangan yang butuh proteksi ekstra terhadap gesekan. Teknisi-teknisi lapangan cocok banget menggunakan Canvas untuk seragam lapangan mereka.
5. Cordura
Mungkin jarang ada perusahaan yang membuat seragam lapangan dari bahan Cordura. Namun, Cordura bisa digunakan sebagai pelapis tambahan di area-area yang paling sering rusak, seperti bagian siku lengan atau lutut celana.
Cordura memiliki ketahanan gesekan yang kuat sehingga apabila pekerjaan Anda mengharuskan untukbanyak merangkak atau bersandar di permukaan kasar, maka Cordura cocok digunakan untuk melapisi bagian-bagian yang sering rusak tersebut.
Selain kelima bahan kain yang cocok digunakan untuk seragam kerja lapangan, Anda juga bisa memilih kain parasut sebagai alternatif lain untuk seragam jaket karyawan misalnya.
Kain parasut untuk berbagai kebutuhan sebenarnya tidak hanya dibuat untuk pakaian saja, namun fungsinya cukup banyak dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Salah satu kegunaan kain parasut adalah dapat dipakai untuk cover mobil dan juga motor.
Detail Kecil yang Menentukan Keawetan
Memilih bahan yang bagus dan tahan lama juga harus dibarengi dengan detail teknis berikut:
1. Jahitan yang Rapi
Pastikan konveksi melakukan jahitan yang kuat, terutama di bagian selangkangan dan ketiak. Hal ini dikarenakan tanpa jahitan yang kuat, bahan sebagus apa pun akan tetap jebol di beberapa bagian sambungan kain.
2. Buatlah Seragam Lapangan Dengan Ventilasi
Bukan hanya rumah yang perlu ventilasi, seragam lapangan pun juga membutuhkannya. Hal ini dikarenakan kerja di bagian lapangan itu panas. Sudah sewajarnya jika desain seragam lapangan memiliki ventilasi udara di punggung atau di bawah ketiak. Ini akan menjaga suhu tubuh tetap stabil dan mencegah keringat berlebih yang bisa merusak serat kain dalam jangka panjang.
3. Pilih Kain Dengan Warna Terbaik
Pilihlah bahan seragam dengan pewarnaan reaktif agar warna tetap tajam meskipun dicuci setiap hari. Perlu diingat bahwa seragam yang warnanya cepat pudar akan membuat citra perusahaan terlihat tidak profesional di mata klien.
Kesimpulan
Memilih bahan seragam lapangan disarankan untuk menggunakan bahan yang kuat dan nyaman di badan sehingga karyawan yang memakainya pun juga merasa nyaman.
Perusahaan diharapkan bisa berinvestasi sedikit lebih banyak di awal untuk bahan berkualitas karena sebenarnya jauh lebih hemat daripada harus menjahit seragam baru setiap beberapa bulan.